My iMe

My iMe, Lets share our knowledge

By

Protokol iso osi 7 (presentasi kelompok)

PROTOKOL

Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.

PENGGUNAAN PROTOKAL
Protokol perlu diutamakan pada penggunaan standar teknis, untuk menspesifikasi bagaimana membangun komputer atau menghubungkan peralatan perangkat keras. Protokol secara umum digunakan pada komunikasi real-time dimana standar digunakan untuk mengatur struktur dari informasi untuk penyimpanan jangka .

ISO/OSI-7 LAYER
Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model “Model tujuh lapis OSI” (OSI seven layer model).
Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling komunikasi.

Data transfer
Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke‐tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya.

Area Osi 7 layer
Model-OSI tersebut terbagi atas 7 layer, dan layer kedua juga memiliki sejumlah sub-layer (dibagi oleh Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE)). Perhatikan tabel berikut:

7th
– Layer : Application
Services
6th
– Layer : Presentation
Services
5th
– Layer : Session
Communications
4th
– Layer : Transport
Communications
3rd
– Layer : Network
Communications
2nd
– Layer : Data-link
Physical connections
1st
– Layer : Physical
Physical connections

Layer-layer tersebut disusun sedemikian sehingga perubahan pada satu layer tidak membutuhkan perubahan pada layer lain. Layer teratas (5, 6 and 7) adalah lebih cerdas dibandingkan dengan layer yang lebih rendah; Layer Application dapat menangani protocol dan format data yang sama yang digunakan oleh layer lain, dan seterusnya. Jadi terdapat perbedaan yang besar antara layer Physical dan layer Application.

II. FUNGSI LAYER

1. Layer Physical
Ini adalah layer yang paling sederhana; berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi antar peralatan. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical. Peralatan seperti repeater, hub dan network card adalah berada pada layer ini.

2. Layer Data-link
Layer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical, karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih high-level, layer data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical. Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network. Ethernet (802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer Data-link.

3. Layer Network
Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange) & NCP (Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi Netware. Beberapa fungsi yang mungkin dilakukan oleh Layer Network Membagi aliran data biner ke paket diskrit dengan panjang tertentu,Mendeteksi Error,
Memperbaiki error dengan mengirim ulang paket yang rusak
Mengendalikan aliran.

4. Layer Transport
Layer transport data, menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khusus untuk koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.

5. Layer Session
Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon pada network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application. NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu pengembangan dari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft networking, seperti Windows NT dan LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol), yang terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk.

6. Layer Presentation
Layer presentation dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer ini.

7. Layer Application
Layer ini adalah yang paling “cerdas”, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka. Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application.

By

Presentasi kelompok (Protokol iso/osi 7)

PROTOKOL

Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.

PENGGUNAAN PROTOKAL
Protokol perlu diutamakan pada penggunaan standar teknis, untuk menspesifikasi bagaimana membangun komputer atau menghubungkan peralatan perangkat keras. Protokol secara umum digunakan pada komunikasi real-time dimana standar digunakan untuk mengatur struktur dari informasi untuk penyimpanan jangka .

ISO/OSI-7 LAYER
Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model “Model tujuh lapis OSI” (OSI seven layer model).
Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling komunikasi.

Data transfer
Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke‐tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya.

Area Osi 7 layer
Model-OSI tersebut terbagi atas 7 layer, dan layer kedua juga memiliki sejumlah sub-layer (dibagi oleh Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE)). Perhatikan tabel berikut:

7th
– Layer : Application
Services
6th
– Layer : Presentation
Services
5th
– Layer : Session
Communications
4th
– Layer : Transport
Communications
3rd
– Layer : Network
Communications
2nd
– Layer : Data-link
Physical connections
1st
– Layer : Physical
Physical connections

Layer-layer tersebut disusun sedemikian sehingga perubahan pada satu layer tidak membutuhkan perubahan pada layer lain. Layer teratas (5, 6 and 7) adalah lebih cerdas dibandingkan dengan layer yang lebih rendah; Layer Application dapat menangani protocol dan format data yang sama yang digunakan oleh layer lain, dan seterusnya. Jadi terdapat perbedaan yang besar antara layer Physical dan layer Application.

II. FUNGSI LAYER

1. Layer Physical
Ini adalah layer yang paling sederhana; berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi antar peralatan. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical. Peralatan seperti repeater, hub dan network card adalah berada pada layer ini.

2. Layer Data-link
Layer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical, karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih high-level, layer data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical. Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network. Ethernet (802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer Data-link.

3. Layer Network
Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange) & NCP (Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi Netware. Beberapa fungsi yang mungkin dilakukan oleh Layer Network Membagi aliran data biner ke paket diskrit dengan panjang tertentu,Mendeteksi Error,
Memperbaiki error dengan mengirim ulang paket yang rusak
Mengendalikan aliran.

4. Layer Transport
Layer transport data, menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khusus untuk koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.

5. Layer Session
Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon pada network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application. NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu pengembangan dari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft networking, seperti Windows NT dan LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol), yang terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk.

6. Layer Presentation
Layer presentation dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer ini.

7. Layer Application
Layer ini adalah yang paling “cerdas”, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka. Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application.

By

PO3: Latihan

1. Apa yang dimaksud dengan modulasi dalam komunikasi data
Modulasi adalah proses pencampuran dua sinyal menjadi satu sinyal. Biasanya sinyal yang dicampur adalah sinyal berfrekuensi tinggi dan sinyal berfrekuensi rendah. Dengan memanfaatkan karakteristik masing-masing sinyal, maka modulasi dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal informasi pada daerah yang luas atau jauh.

2. Berikan contoh untuk bentuk komunikasi: a.Full Duplex b. Half Duplex c. Simplex Duplex
a. Siplex
Adalah mode komunikasi satu arah. Di sini pihak penerima tidak dapat memberikan informasi balikan. Atau sering juga disebut komunikasi broadcast (media penyiaran). Contoh yang sering ditemukan menggunakan mode ini adalah siaran televisi dan siaran radio. Disebut mode simplex karena saat anda menonton sinetron anda tidak diperkenankan untuk berkomunikasi dengan para pemain di sinetron tersebut. Kalo boleh ngobrol ama pemainnya bakalan berubah kali jalan cerita sinetronnya. Contoh lainnya adalah saat anda dimarahi oleh orang tua atau guru anda. Ya di sini anda tidak diperkenankan melakukan perlawanan karena inilah mode simplex alias satu arah
Mode ini dapat diaplikasikan saat media transmisi yang digunakan dikuasai penuh oleh pihak pengirim. Keseluruhan bandwidth digunakan oleh pengirim.

b. Duplex adalah media komunikasi dua arah. Dimana pihak pengirim dan penerima bisa berkomunikasi dua arah secara bersama-sama. Contoh media yang menggunakan mode ini adalah telepon baik selular maupun fixed telepon rumah. Kedua belah pihak bisa berbincang secara bersama-sama.
Mode ini tidak disarankan untuk orang berpacaran yang saling berkomunikasi karena bisa ribut dua belah pihak satu ngobrol ngalor satu ngidul mana nyambung.
Mode komunikasi ini dapat diplikasikan saat media transmisi dibagi dua. Satu untuk masing-masing sisi.

c. Half Duplex
Adalah media komunikasi dua arah. Namun berbeda dengan duplex, half duplexberkomunikasi dua arah secara saling bergantian. Jadi saat terjadi komunikasi antara A dan B. Saat A mengirim informasi (berbicara) maka B akan menerima informasi (mendengarkan). Demikian terjadi proses yang sebaliknya (vice versa). Contoh media yang menggunakan media ini adalah radio walkie talkie. Mode ini sangat disarankan untuk pasangan yang sedang berpacaran karena komunikasi yang sebenarnya adalah saat satu pihak menyampaikan curahan hatinya maka saat yang satunya untuk mendengarkan.

d. full duplex
Dalam komunikasi full-duplex, dua pihak yang saling berkomunikasi akan mengirimkan informasi dan menerima informasi dalam waktu yang sama, dan umumnya membutuhkan dua jalur komunikasi.
Komunikasi full-duplex juga dapat diraih dengan menggunakan teknik multiplexing, di mana sinyal yang berjalan dengan arah yang berbeda akan diletakkan pada slot waktu (time slot) yang berbeda. Kelemahan teknik ini adalah bahwa teknik ini memotong kecepatan transmisi yang mungkin menjadi setengahnya.

3. Apa yang dimaksud dengan Equipment sharing, dan apa peran komdat untuk equipment sharing.
Yang dimaksud dengan equipment sharing adalah beberapa sumber daya komputer bisa
menjalankan peralatan pada saat yang sama.
Peranan Komdat dalam equipment sharing
Dengan jaringan komunikasi data yang baik, suatu perusahaan dapat mengejar strategi pengambilan keputusan sentralisasi atau desentraliasi.
Pada sentralisasi pengambilan keputusan, semua keputusan penting dibuat oleh manajemen puncak di kantor pusat.
Pada desentralisasi pengambilan keputusan, manajemen puncak mendelegasikan wewenang untuk membuat keputusan kepada manajer tingkat yang lebih bawah.

4. Jelaskan perbedaan metode trasmisi : a. Baseband b.Broadband
Transmisi baseband (baseband transmission) adalah jenis transmisi data digital yang setiap media (kawat) hanya membawa satu sinyal, atau kanal, pada satu waktu. Sebagian besar komunikasi yang melibatkan komputer menggunakan transmisi baseband. Termasuk di dalamnya, komunikasi dari komputer ke piranti (printer, monitor, dan sebagainya), komunikasi melalui modem, dan sebagian besar jaringan, kecuali jaringan B-ISDN networks yang menggunakan transmisi broadband

Transmisi broadband (broadband transmission) adalah jenis transmisi data di mana setiap media (kawat) dapat membawa beberapa kanal sekaligus. TV kabel, sebagai contoh, menggunakan transmisi broadband.

5. Apa perbedaan metode transmisi Serial dengan parallel.
Transmisi serial adalah transmisi data dimana dalam satu satuan waktu hanya satu bit yang disalurkan, dengan demikian data yang terdiri atas banyak bit, dikirim secara ber-urutan, satu persatu. Sedangkan Transmisi paralel adalah transmisi data dimana dalam satu satuan waktu beberapa bit (biasanya 8-bit) bisa disalurkan bersamaan

By

Implementasi komunikasi data

Batch processing adalah suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih dahulu, dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut batch.

Batch processing adalah pelaksanaan dari serangkaian program (” pekerjaan “) pada komputer tanpa intervensi manual.
Contoh dari penggunaan batch processing adalah e-mail dan transaksi batch processing. Dalam suatu sistem batch processing, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, dilakukan validasi tertentu, dan ditambahkan ke transaction file yang berisi transaksi lain dan kemudian dientri ke dalam sistem secara periodik.

Real Time : Penjadwalan waktu nyata adalah suatu system penjadwalan yang memiliki batasan waktu/deadline. mekanisme pengontrolan, perekaman data, pemrosesan yang sangat cepat sehinga output yang dihasilkan dapat diterima dalam waktu yang relatif sama.
Contohnya termasuk pemrosesan telemetri roket, aplikasi militer banyak, sistem penerbangan, dan otomasi industri dan sistem kontrol. Misalnya, jika terjadi kesalahan di pabrik, sistem real-time harus mampu mendeteksi situasi dan melakukan beberapa tindakan, seperti memberitahu operator atau mematikan bidang masalah, dalam waktu beberapa detik.

By

Raharja Career

Kamis 17 September 2015 aku dan teman-teman ku melakasanakan Raharja Career, kalian tau engga apa itu Raharja career, Raharja Career adalah pameran hasil karya penelitian oleh Pribadi Raharja yang telah menyelesaikan TA/Skripsi-nya di Perguruan Tinggi Raharja. Raharja Career dilaksanakan sebelum Pribadi Raharja melakukan sidang komprehensif. Kegiatan ini dilaksanakan 2 kali dalam 1 tahun, yang berarti diadakan setiap semester. Hasil karya yang dipamerkan berupa demo program, alat robotik, maupun video presentasi.

ini adalah foto kegiatan Raharja career
image
Dan ini adalah laporan Raharja Career yang sudah saya buat:
image

image

image
image

By

Lesson 14

The fact that most Americans live in urban areas does not mean that they reside in the center of large cities. In fact, more Americans live in the suburbs of large metropolitan areas than in the cities themselves.

The Bureau of the Census regards any area with more than 2500 people as an urban area, and does not consider boundaries of cities and suburbs. According to the Bureau, the political boundaries are less significant than the social and economic relationships and the transportation and communication systems that integrate a locale. The term used by the Bureau for an integrated metropolis is a MSA, which stands for Metropolitan Statistical Area. In general, an MSA is any area that contains a city and its surrounding suburbs and has a total population of 50,000 or more.

At the present time, the Bureau reports more than 280 MSAs, which together account for 75 percent of the US population. In addition, the Bureau recognizes eighteen megapolises, that is, continuous adjacent metropolitan areas. One of the most obvious megapolises includes a chain of hundreds of cities and suburbs across the states on the East Coast from Massachusetts to Virginia, including Boston, New York, and Washington, D. C. In the Eastern Corridor, as it is called, a population of 45 million inhabitants is concentrated. Another megapolis that is growing rapidly is the California coast from San Francisco through Los Angels to San Diego.

Translate:

Fakta bahwa kebanyakan orang Amerika tinggal di daerah perkotaan tidak berarti bahwa mereka berada di pusat kota-kota besar. Bahkan, lebih banyak warga Amerika tinggal di pinggiran wilayah metropolitan besar daripada di kota itu sendiri.

Biro Sensus menganggap wilayah dengan lebih dari 2500 orang sebagai daerah perkotaan, dan tidak mempertimbangkan batas-batas kota dan pinggiran kota. Menurut Biro, batas-batas politik kurang signifikan dibandingkan dengan hubungan sosial dan ekonomi dan sistem transportasi dan komunikasi yang mengintegrasikan lokal a. Istilah yang digunakan oleh Biro untuk metropolis terintegrasi adalah MSA, yang merupakan singkatan Statistik Metropolitan Area. Secara umum, MSA adalah area yang berisi kota dan pinggiran kota sekitarnya dan memiliki populasi total 50.000 atau lebih.
Pada saat ini, Biro melaporkan lebih dari 280 MSAS, yang bersama-sama menyumbang 75 persen dari penduduk AS. Selain itu, Biro mengakui delapan belas megapolises, yaitu terus menerus daerah metropolitan yang berdekatan. Salah satu megapolises paling jelas termasuk rantai ratusan kota dan pinggiran kota di seluruh negara bagian di Pantai Timur dari Massachusetts ke Virginia, termasuk Boston, New York, dan Washington, DC Di Koridor Timur, seperti yang disebut, populasi 45 juta penduduk terkonsentrasi. Megapolis lain yang berkembang pesat adalah pantai California dari San Francisco melalui Los Malaikat ke San Diego.

Vocabbullary

reside: tinggal
themselves: diri sendiri
Bureau: biro/kantor
regards: salam
boundaries: batas
suburbs: pinggiran kota
significant: penting
relationships: hubungan
integrate: menggabunkan
integrated: yang digabungkan
stands: berdiri
contains: Memuat/menampung/mengandung/mengetahui
surrounding: sekeliling
reports: laporan
recognizes: mengakui
adjacent: berdekatan
Eastern Corridor: koridor timur
inhabitants: penduduk
concentrated: pekat
rapidly: cepat

Main idea paragraph 1 :
The fact that the suburbs of large metropolitan areas more livable Americans

Main idea paragraph 2 :
Census bureau does not consider the boundaries of the city and suburbs a term use by the agency for integrated metropolis is MSA that contains the city and suburbs

Main idea paragraph 3 :
Megapolis including a chain of hundreds of cities and suburbs around the country in America

Summary:

The outskirts of major metropolitan areas more livable American citizens . Americans perceive the census bureau in the region with over 2500 inhabitants as urban areas and have been admitted eighteen continuous megalopolis that is the area adjacent metropolitan areas .

Question:

1.Which of the following is the best title for the passage?

The Bureau of the Census

2.According to the passage, where do most Americans live?

In the suburbs surrounding large cities

3.According to the Bureau of the Census, what is an urban area?

An area with 2500 people or more

4.Which of the following are NOT considered important in defining an urban area?

Political boundaries

5.The word integrate in paragraph 2 is closest in meaning to?

Unite

6.The word its in paragraph 2 refers to?

the MSA’s

 

7.The word adjacent in paragraph 3 is closest in meaning to?

Beside each other

8.According to the passage, what is a megapolis?

Any number of continuous adjacent cities and suburbs

9.Why does the author mention the Eastern Corridor and the California coast in paragraph 3?

As examples of megapolises

 

 

By

Lesson 13

Seismologists have devised two scales of measurement to enable them to describe and record information about earthquakes in quantitative terms. The most widely known measurement is the Richter scale, a numerical logarithmic scale developed and introduced by American seismologist Charles R. Richter in 1935. The purpose of the scale is to measure the amplitude of the largest trace recorded by a standard seismograph one hundred kilometers from the epicenter of an earthquake. Tables have been formulated to demonstrate the magnitude of any earthquake from any seismograph. For example, a one-unit increase in magnitude translates into an increase of times thirty in released energy. To put that another way, each number on the Richter scale represents an earthquake ten times as strong as one of the next lower magnitude. Specifically, an earthquake of magnitude 6 is ten times as strong as an earthquake of magnitude 5.

On the Richter scale, earthquakes of 6.75 are considered great and 7.0 to 7.75 are considered major. An earthquake that reads 4 to 5.5 would be expected to have caused localized damage, and those of magnitude 2 may be felt.

The other earthquake-assessment scale, introduced by the Italian seismologist Giuseppe Mercalli, measures the intensity of shaking, using gradations from 1 to 12. Because the effects of such shaking dissipate with distance from the epicenter of the earthquake, the Mercalli rating depends on the site of the measurement. Earthquakes of Mercalli 2 or 3 are basically the same as those of Richter 3 or 4; measurements of 11 or 12 on the Mercalli scale can be roughly correlated with magnitudes of 8 or 9 on the Richter scale. In either case, the relative power or energy released by the earthquake can be understood, and the population waits to hear how bad the earthquake that just passed really was.

It is estimated that almost one million earthquakes occur each year, but most of them are so minor that they pass undetected. In fact, more than one thousand earthquakes of a magnitude of 2 or lower on the Richter scale occur every day.

Translate:

Seismolog telah merancang dua skala pengukuran untuk memungkinkan mereka untuk menggambarkan dan merekam informasi tentang gempa bumi secara kuantitatif. Pengukuran yang paling banyak dikenal adalah skala Richter, skala logaritmik numerik dikembangkan dan diperkenalkan oleh seismolog Amerika Charles R. Richter pada tahun 1935. Tujuan dari skala ini adalah untuk mengukur amplitudo jejak terbesar dicatat oleh seismograf standar seratus kilometer dari episentrum gempa. Tabel telah dirumuskan untuk menunjukkan besarnya setiap gempa dari seismograf apapun. Misalnya, kenaikan satu unit besarnya diterjemahkan ke dalam peningkatan kali tiga puluh di dirilis energi. Untuk menempatkan bahwa cara lain, setiap nomor pada skala Richter merupakan gempa sepuluh kali sekuat salah satu besaran yang lebih rendah berikutnya. Secara khusus, gempa bumi berkekuatan 6 adalah sepuluh kali lebih kuat sebagai gempa bumi berkekuatan 5.

Pada skala Richter, gempa bumi 6,75 dianggap besar dan 7,0-7,75 dianggap besar. Gempa bumi yang berbunyi 4-5,5 diperkirakan akan menyebabkan kerusakan lokal, dan orang-orang besarnya 2 dapat dirasakan.

Skala gempa-penilaian lainnya, yang diperkenalkan oleh ahli gempa Italia Giuseppe Mercalli, mengukur intensitas gemetar, menggunakan gradasi dari 1 sampai 12. Karena efek seperti gemetar menghilang dengan jarak dari pusat gempa, rating Mercalli tergantung pada Situs pengukuran. Gempa bumi dari Mercalli 2 atau 3 pada dasarnya sama dengan Richter 3 atau 4; pengukuran dari 11 atau 12 pada skala Mercalli secara kasar dapat berkorelasi dengan besaran 8 atau 9 pada skala Richter. Dalam kedua kasus, kekuatan relatif atau energi yang dilepaskan oleh gempa dapat dipahami, dan penduduk menunggu untuk mendengar seberapa buruk gempa yang baru saja berlalu benar-benar.
Diperkirakan bahwa hampir satu juta gempa terjadi setiap tahun, tetapi kebanyakan mereka begitu kecil bahwa mereka lulus tidak terdeteksi. Bahkan, lebih dari seribu gempa bumi berkekuatan 2 atau lebih rendah pada skala Richter terjadi setiap hari.

Vocabbullary
Seismologists: seismolog
devised: dirancang
scales: sisik
measurement: pengukuran
earthquakes: gempa bumi
terms: istilah/bahasa
widely: sangat
Richter scale: skala richter
amplitude: amplitudo
largest: terbesar
epicenter: pusat gempa bumi
demonstrate: demonstrasi
magnitude: besarnya
released: terlepas
Specifically: khususnya
considered major: dianggap utama
expected: diharapkan
localized: lokal
damage: kerusakan
earthquake-assessment: penilaian gempa
gradations: gradasi
dissipate: menghilang
depends: tergantung
roughly: kira-kira
occur: terjadi
undetected: tanpa diketahui

Main idea :

paragraf 1

A description of the measurement of earthquake with magnitude

Paragraf 2

The size of the earthquake in the richter scale

Paragraf 3 :
Measuring the intensity of earthquake- assessment

Paragraf 4

Nearly one million earthquake occur each year, but most of them pass undetected.

Summary:

There are two scale to measure earthquakes, the Richter scale to measure earthquake size and scale Macalli to measure the intensity of shaking that occurs during earthquake

Question:

1. Which of the following is the main topic of the passage?

Earthquakes

2.According to information in the passage, what does the Richter scale record?

The amplitude of the largest trace

3.The word standard in paragraph 1 could best be replaced by?

reliable

4. What is the value of the tables?

They allow us to interpret the magnitude of earthquakes

5.How does each number on the Richter scale compare?

Each magnitude is ten times stronger than the previous magnitude

6.What does the author means by the statement:

Because the effects of such shaking dissipate with distance from the epicenter of the earthquake, the Mercalli rating depends on the site of the measurement

The Mercalli rating will vary depending on the location of the measurement

7.The word undetected in paragraph 4 is closest in meaning to?

with no notice

8.With which of the following statements would the author most probably agree?

Only the Richter scale describes earthquakes in quantitative trms

9.The passage discusses all of the following in the explanation of the Richter scale EXCEPT?

 It measures the magnitude of earthquakes

Summary:
There are two scale to measure earthquakes, the Richter scale to measure earthquake size and scale Macalli to measure the intensity of shaking that occurs during earthquake

By

Lesson 12

Although noise, commonly defined as unwanted sound, is a widely recognized form of pollution, it is very difficult to measure because the discomfort experienced by different individuals is highly subjective and, therefore, variable. Exposure to lower levels of noise may be slightly imitating, whereas exposure to higher levels may actually cause hearing loss. Particularly in congested urban areas, the noise produced as a byproduct of our advancing technology causes physical and psychological harm but it also detracts from the quality of life for those exposed to it.

Unlike the eyes, which can be covered by the eyelids against strong light, the ear has no lid, and is, therefore, always open and vulnerable; noise penetrates without protection.

Noise causes effects that the hearer cannot control and to which the body never becomes accustomed. Loud noises instinctively signal danger to any organism with a hearing mechanism, including human beings. In response, heartbeat and respiration accelerate, blood vessels constrict, the skin pales, and muscles tense. In fact, there is a general increase in functioning brought about by the flow of adrenaline released in response to fear, and some of these responses persist even longer than the noise, occasionally as long as thirty minutes after the sound has ceased.

Because noise is unavoidable in a complex, industrial society, we are constantly responding in the same ways that we would respond to danger. Recently, researchers have concluded that noise and our response may be much more than an annoyance. It may be a serious threat to physical and psychological health and well-being, causing damage not only to the ear and brain but also to the heart and stomach. We have long known that hearing loss is America’s number one nonfatal health problem, but now we are learning that some of us with heart disease and ulcers may be victims of noise as well. Fetuses exposed to noise tend to be overactive, they cry easily, and they are more sensitive to gastrointestinal problems after birth. In addition, the psychological effect of noise is very important. Nervousness, irritability, tension and anxiety increase, affecting the quality of rest during sleep, and the efficiency of activities during waking hours, as well as the way that we interact with one another.

Translate:
Meskipun kebisingan, umumnya didefinisikan sebagai suara yang tidak diinginkan, adalah bentuk yang diakui secara luas dari polusi, sangat sulit untuk diukur karena ketidaknyamanan yang dialami oleh individu yang berbeda sangat subjektif dan, karena itu, variabel. Paparan tingkat yang lebih rendah dari kebisingan mungkin sedikit meniru, sedangkan paparan tingkat yang lebih tinggi benar-benar dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Khususnya di daerah perkotaan padat, suara yang dihasilkan sebagai produk sampingan dari teknologi kami memajukan menyebabkan kerusakan fisik dan psikologis tetapi juga mengurangi dari kualitas hidup bagi mereka terkena itu.

Berbeda dengan mata, yang dapat ditutupi oleh kelopak mata terhadap cahaya yang kuat, telinga tidak memiliki tutup, dan karena itu, selalu terbuka dan rentan; kebisingan menembus tanpa perlindungan.

Kebisingan menyebabkan efek yang pendengar tidak dapat mengontrol dan yang tubuh tidak pernah menjadi terbiasa. Suara keras secara naluriah sinyal bahaya bagi setiap organisme dengan mekanisme pendengaran, termasuk manusia. Menanggapi, detak jantung dan pernapasan mempercepat, pembuluh darah mengerut, kulit artinya jika, dan otot tegang. Bahkan, ada peningkatan umum dalam berfungsi dibawa oleh aliran adrenalin dilepaskan dalam menanggapi takut, dan beberapa tanggapan ini bertahan lebih lama dari kebisingan, kadang-kadang selama tiga puluh menit setelah suara telah berhenti.

Karena suara tidak dapat dihindari dalam masyarakat industri yang kompleks, kita terus-menerus merespon dengan cara yang sama bahwa kita akan menanggapi bahaya. Baru-baru ini, para peneliti telah menyimpulkan bahwa suara dan respon kita mungkin jauh lebih dari sebuah gangguan. Ini mungkin menjadi ancaman serius bagi kesehatan fisik dan psikologis dan kesejahteraan, menyebabkan kerusakan tidak hanya pada telinga dan otak, tetapi juga ke jantung dan perut. Kami telah lama mengetahui bahwa gangguan pendengaran adalah nomor satu masalah kesehatan fatal Amerika, tetapi sekarang kita belajar bahwa sebagian dari kita dengan penyakit jantung dan bisul mungkin korban suara juga. Janin terkena kebisingan cenderung terlalu aktif, mereka menangis dengan mudah, dan mereka lebih sensitif terhadap masalah pencernaan setelah lahir. Selain itu, efek psikologis dari kebisingan sangat penting. Gugup, lekas marah, ketegangan dan kecemasan meningkat, mempengaruhi kualitas istirahat selama tidur, dan efisiensi kegiatan selama jam bangun, serta cara kita berinteraksi dengan satu sama lain.

Vocabullaries
commonly: biasanya
widely: sangat
recognized: diakui
pollution: polusi
difficult: sulit
measure: mengukur
discomfort: kegelisahan
experienced: Berpengalaman
therefore: oleh karena itu
Exposure: pencahayaan
lower: menurunkan
slightly: sedikit
imitating: meniru
hearing: pendengaran
Particularly: khususnya
congested: padat
advancing: memajukan
detracts: mengurangi
covered: mencakup
against: terhadap
vulnerable: peka
accustomed: biasa
Loud: nyaring, lantang
instinctively: secara instinktif
heartbeat: denyut jantung
accelerate: mempercepat
blood vessels: pembuh darah
Constrict: Mengencangkan, menegangkan, menyempitkan
muscles: otot,urat
tense: tegang
fear: takut
occasionally: kadang-kadang
ceased: berhenti
unavoidable: Tak terelakkan, tak dapat dihindari
researchers: penelitian
concluded: menyimpulkan
annoyance: gangguan
disease: penyakit
gastrointestinal: pencernaan

Main idea Paragraph 1:
A noise defined as unwanted sound

Main idea paragraph 2:
This paragraph tell us about differences eye and ear

Main idea paragraph 3 :
the effect of noise causes the listener is not controlled

Main idea paragraph 4:
the researchers concluded that the noise becomes a threat to the physical health

Summary:
the noise is defined as noise that disturb the individual discomfort because the ears are always open and vulnerable to noise, in contrast to the eye that can be covered by an eyelid.

Questions:

1. What is the author’s main point?

Noise may pose a serious threat to our physical and psychological health

2. According to the text, what is noise?

Unwanted sound

3. What is the reason that is noise difficult to measure?

It causes hearing loss

4. What is the synonym of the word congested in paragraph 1?

Crowded

5. Align with the text, people respond to loud noise in the same way as they respond to?

Danger

6. What is the meaning of phrase as well in paragraph 4?

Also

7. It can be concluded from this text that the eye?

Enjoys greater protection than the ear

8. Write a conclusion of the text in a statement that It would be the author most probably agree!

Noise is an unavoidable problem in an industrial society

By

Lesson 11

The nuclear family, consisting of a mother, father, and their children, may be more an American ideal than an American reality. Of course, the so called traditional American family was always more varied than we had been led to believe, reflecting the very different racial, ethnic, class, and religious customs among different American groups, but today diversity is even more obvious.

The most recent government census statistics reveal that only about one third of all current American families fits the traditional mold of two parents and their children, and another third consists of married couples who either have no children or have none still living at home. An analysis of the remaining one third of the population reveals that about 20 percent of the total number of American households are single people, the most common descriptor being women over sixty-five years of age. A small percentage, about 3 percent of the total, consists of unmarried people who choose to live together; the rest, about 7 percent, are single parents, with at least one child.

There are several easily identifiable reasons for the growing number of single-parent households. First, the sociological phenomenon of single-parent households reflects changes in cultural attitudes toward divorce and also toward unmarried mothers. A substantial number of adults become single parents as a result of divorce. In addition, the number of children born to unmarried women who choose to keep their children and rear them by themselves has increased dramatically. Finally, there is a small percentage of single-parent families that have resulted from untimely death. Today, these varied family types are typical and, therefore, normal.

In addition, because many families live far from relatives, close friends have become a more important part of family life than ever before. The vast majority of Americans claim that they have people in their lives whom they regard as family although they are not related. A view of family that only accepts the traditional nuclear arrangement not only ignores the reality of modern American family life, but also undervalues the familial bonds created in alternatives family arrangements. Apparently, many Americans are achieving supportive relationships in family forms other than the traditional one.

Translate:

Keluarga inti, yang terdiri dari ibu, ayah, dan anak-anak mereka, mungkin lebih ideal Amerika dari sebuah realitas Amerika. Tentu saja, yang disebut keluarga tradisional Amerika selalu lebih bervariasi dari yang kita telah dituntun untuk percaya, mencerminkan sangat berbeda ras, etnis, kelas, dan adat istiadat keagamaan di kalangan kelompok Amerika yang berbeda, namun keragaman hari bahkan lebih jelas.

Statistik sensus pemerintah terbaru mengungkapkan bahwa hanya sekitar sepertiga dari semua keluarga Amerika saat ini sesuai dengan cetakan tradisional dua orang tua dan anak-anak mereka, dan sepertiga lainnya terdiri dari pasangan suami istri yang baik tidak memiliki anak atau tidak masih tinggal di rumah. Sebuah analisis yang ketiga yang tersisa dari penduduk mengungkapkan bahwa sekitar 20 persen dari total jumlah rumah tangga di Amerika adalah orang-orang tunggal, deskripsi yang paling umum adalah wanita di atas enam puluh lima tahun. Sebagian kecil, sekitar 3 persen dari total, terdiri dari orang-orang yang belum menikah yang memilih untuk hidup bersama; sisanya, sekitar 7 persen, adalah orang tua tunggal, dengan setidaknya satu anak.

Ada beberapa alasan mudah diidentifikasi untuk meningkatnya jumlah rumah tangga orang tua tunggal. Pertama, fenomena sosiologis rumah tangga orang tua tunggal mencerminkan perubahan sikap budaya terhadap perceraian dan juga terhadap ibu yang tidak menikah. Sejumlah besar orang dewasa menjadi orang tua tunggal akibat perceraian. Selain itu, jumlah anak yang lahir dari ibu yang tidak menikah yang memilih untuk menjaga anak-anak mereka dan belakang mereka sendiri telah meningkat secara dramatis. Akhirnya, ada persentase kecil dari keluarga orang tua tunggal yang telah dihasilkan dari kematiannya. Hari ini, jenis keluarga bervariasi ini khas dan, oleh karena itu, normal.
Selain itu, karena banyak keluarga hidup jauh dari keluarga, teman-teman dekat telah menjadi bagian yang lebih penting dari kehidupan keluarga daripada sebelumnya. Sebagian besar orang Amerika mengklaim bahwa mereka memiliki orang-orang dalam kehidupan mereka yang mereka anggap sebagai keluarga meskipun mereka tidak berhubungan. Pandangan dari keluarga yang hanya menerima pengaturan nuklir tradisional tidak hanya mengabaikan realitas kehidupan keluarga modern Amerika, tetapi juga undervalues ​​obligasi kekeluargaan dibuat dalam pengaturan alternatif keluarga. Ternyata, banyak orang Amerika yang mencapai hubungan yang mendukung dalam bentuk keluarga lain dari yang tradisional.

Vocabularies:

Consisting : terdiri

Reality : kenyataan
Varied : bermacam-macam
Reflecting : mencerminkan
Diversity : keanekaragaman/perbedaan
Government : pemerintah
Reveal : menyatakan
Current : aliran
Fits : cocok/menyeseuaikan
Mold : membentuk
Reveals : mengungkapkan/memperlihatkan
Household : rumah tangga
Common : umum
descriptor : keterangan
percentage : nilai/keuntungan
least : paling sedikit
identifiable : memperkenalkan
growing : bertumbuh
toward : menuju
divorce : menceraikan
increased : meningkat
far : jauh
majority : mayoritas/sebagian besar
Claim : tuntutan
regard : menganggap/melihat
arrangement : pengaturan

MAIN IDEA:
Paragraph 1:
The traditional american family
Paragraph 2:
census statistics in american families
Paragraph 3:
The identification number of single parents households
Paragraph 4:
In the united states could be considered a close friend of the family because they are far away from family

Summary:
The nuclear family, consisting of a mother, father, and their children, may be more an American ideal than an American reality.

Questions:
1. Which of the following is the main topic of the passage?
The traditional American family

2. The word current in paragraph 2 could best be replaced by which of the following
Typical

3. The word none in paragraph 2 refers to?
Parents

4. How many single people were identified in the survey?
One third of the total surveyed

5. Who generally constitutes a one-person household?
A single woman in her late sixties

6. The word undervalues in paragraph 4 is closest in meaning to?
does not appreciate

7. The passage discusses all of the following reasons for an increase in single-parent households EXCEPT?
increased interest in parenting by fathers

8. With which of the following statements would the author most probably agree?
There have always been a wide variety of family arrangements in the United States

By

Lesson 10

The influenza virus is a single molecule composed of millions of individual atoms. Although bacteria can be considered a type of plant, secreting poisonous substances into the body of organism they attack, viruses, like the influenza virus, are living organisms themselves. We may consider them regular chemical molecules since they have strictly defined atomic structure; but on the other hand, we must also consider them as being alive since they are able to multiply in unlimited quantities.

An attack brought on by the presence of the influenza virus in the body produces a temporary immunity, but, unfortunately, the protection is against only the type of virus that caused the influenza. Because the disease can be produced by any one of three types, referred to as A, B, or C and many varieties within each type, immunity to one virus will not prevent infection by other types or strains. Protection from the influenza virus is also complicated by the fact that immunity to a specific virus persists for less than a year. Finally, because a virus may periodically change characteristics, the problem of mutation makes it difficult to carry out a successful immunization program. Vaccines are often ineffective against newly evolving strains.

Approximately every ten years, worldwide epidemics of influenza called pandemics occur. Thought to be caused by new strains of type-A virus, these pandemic viruses have spread rapidly, infecting millions of people.

Vaccines have been developed that have been found to be 70 to 90 percent effective for at least six months against either A or B types of the influenza virus, and a genetically engineered live-virus vaccine is under development. Currently, the United States Public Health Service recommends annual vaccination only for those at greatest risk of complications from influenza, including pregnant women and the elderly. Nevertheless, many other members of the general population request and receive flu shots every year, and even more are immunized during epidemic or pandemic cycles.

TRANSLATE:

Virus influenza adalah molekul tunggal yang terdiri dari jutaan atom individu. Meskipun bakteri dapat dianggap sebagai jenis tanaman, mensekresi zat beracun ke dalam tubuh organisme mereka menyerang, virus, seperti virus influenza, adalah organisme hidup sendiri. Kita mungkin menganggap mereka molekul kimia biasa karena mereka telah didefinisikan secara ketat struktur atom; tetapi di sisi lain, kita juga harus mempertimbangkan mereka sebagai hidup karena mereka dapat berkembang biak dalam jumlah terbatas.

Sebuah serangan yang disebabkan oleh adanya virus influenza dalam tubuh menghasilkan kekebalan sementara, namun, sayangnya, perlindungan melawan hanya jenis virus yang menyebabkan influenza. Karena penyakit ini dapat diproduksi oleh salah satu dari tiga jenis, disebut sebagai A, B, atau C dan banyak varietas dalam setiap jenis, kekebalan terhadap salah satu virus tidak akan mencegah infeksi oleh jenis atau strain lainnya. Perlindungan dari virus influenza juga rumit oleh fakta bahwa kekebalan terhadap virus tertentu berlangsung selama kurang dari satu tahun. Akhirnya, karena virus dapat mengubah karakteristik berkala, masalah mutasi membuat sulit untuk melaksanakan program imunisasi sukses. Vaksin biasanya tidak efektif terhadap strain baru berkembang.

Kira-kira setiap sepuluh tahun, epidemi di seluruh dunia influenza disebut pandemi terjadi. Diduga disebabkan oleh strain baru dari tipe A virus, virus ini pandemi telah menyebar dengan cepat, menginfeksi jutaan orang.

Vaksin telah dikembangkan yang telah ditemukan menjadi 70 sampai 90 persen efektif untuk setidaknya enam bulan terhadap baik jenis A atau B dari virus influenza, dan vaksin virus hidup rekayasa genetika adalah dalam pengembangan. Saat ini, Amerika Serikat Public Health Service merekomendasikan vaksinasi tahunan hanya untuk mereka yang berisiko terbesar komplikasi dari influenza, termasuk wanita hamil dan orang tua. Namun demikian, banyak anggota lain dari permintaan populasi umum dan menerima suntikan flu setiap tahun, dan bahkan lebih diimunisasi selama epidemi atau pandemi siklus.

VOCABULARIES:

poisonous : Beracun

organism : organisme / makhluk hidup

attack : menyerang

strictly : persis

brought : membawa

presence : kehadiran

unfortunately : sungguh sial

disease : penyakit

prevent : mencegah

strains : tegangan

persists : Bertahan

Vaccines : vaksin

ineffective : tidak efektif

developed : mengembangkan

engineered : insiyur

greatest : terbesar

risk : resiko

pregnant women :  wanita hamil

elderly : lebih tua

receive : menerima

MAIN IDEA:

paragraf 1 :

Main idea:

The definition of influenza virus

Paragraf 2 :

Main idea:
Kinds of influenza virus

Paragraf 3 :

Main idea:
pandemics occur every ten years

Paragraf 4 :

Main idea:
Vaccines of influenza virus always thrive

SUMMARY:

The influenza virus is a single molecule composed of millions of individual atoms.

QUESTION:

1. Which of the following is the main topic of the passage?
The influenza virus

2.According to this passage, bacteria are?

plants

3.The word strictly in paragraph 1 could best be replaced by?

exactly

4.The atomic structure of viruses?

is strictly defined

5.Why does the author say that viruses are alive?

They multiply

6.The word unlimited in paragraph 1 could best be replaced by which of the following?

very large

7.According to the passage, how does the body react to the influenza virus?

It produces immunity to the type and strain of virus that invaded it

8.The passage discusses all of the following as characteristics of pandemics EXCEPT?

they are regional outbreaks