My iMe

My iMe, Lets share our knowledge

By

Reading Comprehension 3

Although speech is generally accepted as the most advanced form of communication, there are many ways of communicating without using words. In every known culture, signals, signs, symbols, and gestures are commonly utilized as instruments of communication. There is a great deal of agreement among communication scientists as to what each of these methods is and how each differs from the others. For instance, the basic function of any signal is to impinge upon the environment in such a way that it attracts attention, as, for example, the dots and dashes that can be applied in a telegraph circuit. Coded to refer to speech, the potential for communication through these dots and dashes—short and long intervals as the circuit is broken—is very great. Less adaptable to the codification of words, signs also contain agreed upon meaning; that is, they convey information in and of themselves. Two examples are the hexagonal red sign that conveys the meaning of stop, and the red and white swirled pole outside a shop that communicates the meaning of barber.

Symbols are more difficult to describe than either signals or signs because of their intricate relationship with the receiver’s culture perceptions. In some cultures, applauding in a theater provides performers with an auditory symbol of approval. In other cultures, if done in unison, applauding can be a symbol of the audience’s discontent with the performance. Gestures such as weaving and handshaking also communicate certain culture messages.

Although signals, signs, symbols, and gestures are very useful, they also have a major disadvantage in communication. They usually do not allow ideas to be shared without the sender being directly adjacent to the receiver. Without an exchange of ideas, interaction comes to a halt. As a result, means of communication intended to be used across long distances and extended periods must be based upon speech. To radio, television, and the telephone, one must add fax, paging systems, electronic mail, and the internet, and no one doubts but that there are more means of communication on the horizon.

TRANSLATE:

Meskipun pidato secara umum diterima sebagai bentuk yang paling canggih komunikasi, ada banyak cara untuk berkomunikasi tanpa menggunakan kata-kata. Dalam setiap kebudayaan dikenal, sinyal, tanda-tanda, simbol, dan gerak tubuh biasanya digunakan sebagai alat komunikasi. Ada banyak kesepakatan di antara para ilmuwan komunikasi seperti apa masing-masing metode ini dan bagaimana masing-masing berbeda dari yang lain. Misalnya, fungsi dasar sinyal apapun untuk melanggar terhadap lingkungan sedemikian rupa sehingga menarik perhatian, seperti, misalnya, titik dan garis yang dapat diterapkan dalam rangkaian telegraf. Kode untuk merujuk pada pidato, potensi komunikasi melalui titik-titik tersebut dan garis – interval pendek dan panjang sebagai sirkuit rusak – sangat besar. Kurang beradaptasi dengan kodifikasi kata, tanda-tanda juga berisi disepakati makna; yaitu, mereka menyampaikan informasi dalam dan dari diri mereka sendiri. Dua contoh adalah tanda merah heksagonal yang menyampaikan arti berhenti, dan merah dan putih berputar-putar tiang di luar sebuah toko yang mengkomunikasikan arti tukang cukur.

Simbol lebih sulit untuk menggambarkan dari baik sinyal atau tanda-tanda karena hubungan yang rumit dengan persepsi budaya penerima. Dalam beberapa budaya, bertepuk tangan di teater menyediakan pemain dengan simbol pendengaran persetujuan. Dalam budaya lain, jika dilakukan bersama-sama, bertepuk tangan bisa menjadi simbol ketidakpuasan penonton dengan kinerja. Gerakan seperti tenun dan handshaking juga mengkomunikasikan pesan-pesan budaya tertentu.

Meskipun sinyal, tanda-tanda, simbol, dan gerak tubuh yang sangat berguna, mereka juga memiliki kelemahan utama dalam komunikasi. Mereka biasanya tidak memungkinkan ide-ide untuk dibagikan tanpa pengirim yang berbatasan langsung dengan penerima. Tanpa pertukaran ide, interaksi datang untuk berhenti. Akibatnya, alat komunikasi yang dimaksudkan untuk digunakan di jarak jauh dan periode diperpanjang harus didasarkan pada pidato. Untuk radio, televisi, dan telepon, kita harus menambahkan fax, sistem paging, surat elektronik, dan internet, dan tidak ada keraguan tetapi ada cara yang lebih komunikasi di cakrawala.

VOCABULARIES:

1. 
Gestures : Gerak Gerik

2. Utilized : Dimanfaatkan

3. Instance : Contoh

4. Dashes : Strip

5. Impinge upon : Melanggar atas

6. Attracts : Menarik

7. Hexagonal : Bersegi enam

8. Swirled : Berputar-putar

9. Applauding : Bertepuk tangan

10. Approval : Persetujuan

11. Unison : Serentak

12. Adjacent : Berdekatan

13. Weaving : Penenunan

SUMMARY:

this section measures that there are many ways to communicate without using words one uses signal or symbol , as used human gestures as a means of communication and have been agreed by the scientists of communication depending on how humans use it as a signaling method komunikasi.example : tool marks or a teacher put his finger on his lips while in the class sign that his warning against that make a scene in the classroom.

QUESTION:

1. Which the following would be the best title for the passage?

A. Signs and Sign                     C. Communication


B. Gestures                              D. Speech

2. What does the author say about speech?

A. It is the only true of communication

B. It is the dependent upon the advances made by inventors

C. It is necessary for communication to occur

D .It is the most advanced from of communication

3. The phrase impinge upon in paragraph 1 closest in meaning to

A. Intrude            C. Vary

B. Improve          D. Prohibit

4. The word it in paragraph 1 refers to

A. Function         C. Environment

B. Signal             D. Way

5.The word potential in paragraph 1 could best be replaced by

A. Range                         C. Organization

B. Advantage                  D. Possibility

6.The word intricate in paragraph 2 could be best replaced by which the following?

A. Inefficient                    C. Historical

B. Complicated               D. Uncertain

7.Applauding was cited as an example of
 A.

A signal                        C. A symbol


 B. A sign                     D. Gesture

8.Why were the telephone, radio, and TV invented?
A. People were unable to understand signs, symbols, and signals
B. People wanted to communicate across long distance
C. People believed that signs, signals, and symbol were absolete
D. People wanted new forms of entertainment

By

Raharja Career

Pertanyaan:

datangi stand raharja career dan lakukan observasi terhadap pencipta produk

status:

tercapai 100%

pernyataan:

telah melakukan observasi di raharja career

bukti:

[pe2-image src=”http://lh5.ggpht.com/-GCDhqNlfzMs/VPBOjrtWoiI/AAAAAAAAAUU/3FM0b3q40Dk/s144-c-o/15%252520-%2525201.jpg” href=”https://picasaweb.google.com/118161818330560746698/22715#6120478268531843618″ caption=”15 – 1″ type=”image” alt=”15 – 1″ ]

 [pe2-image src=”http://lh4.ggpht.com/-EO_pF_0OkqI/VPBZP4sQMvI/AAAAAAAAATU/c9s20ksTNoc/s144-c-o/IMG_1200.JPG” href=”https://picasaweb.google.com/118161818330560746698/2271502#6120490023047410418″ caption=”” type=”image” alt=”IMG_1200.JPG” ]

 [pe2-image src=”http://lh5.ggpht.com/-F9ZdhZR8N6o/VPBZd5PxW9I/AAAAAAAAAU0/YG-k2qseEYw/s144-c-o/15%252520-%2525204.jpg” href=”https://picasaweb.google.com/118161818330560746698/2271504#6120490263714552786″ caption=”15 – 4″ type=”image” alt=”15 – 4″ ]

 [pe2-image src=”http://lh5.ggpht.com/-U6p9qUMMK5A/VPBZZIwsnWI/AAAAAAAAAUg/VUXqWjfI6RQ/s144-c-o/15%252520-%2525203.jpg” href=”https://picasaweb.google.com/118161818330560746698/2271503#6120490181979839842″ caption=”15 – 3″ type=”image” alt=”15 – 3″ ]

By

Karya Ilmiah

MAKALAH TENTANG KARYA ILMIAH

DISUSUN OLEH:

-Devi Septiani
– Mamay Humaeroh
– Mila Tryutami Karina
– Rizka Permata Devi
PERGURUAN TINGGI RAHARJA
JL.Jendral Sudirman No. 40 Modern Cikokol-Tangerang 15117

BAB I
LATAR BELAKANG
Karya ilmiah merupakan karya tulis yang isinya berusaha memaparkan suatu pembahasan secara ilmiah yang dilakukan oleh seorang penulis atau peneliti. Untuk memberitahukan sesuatu hal secara logis dan sistematis kepada para pembaca. Karya ilmiah biasanya ditulis untuk mencari jawaban mengenai sesuatu hal dan untuk membuktikan kebenaran tentang sesuatu yang terdapat dalam objek tulisan. Maka sudah selayaknyalah, jika tulisan ilmiah sering mengangkat tema seputar hal-hal yang baru (aktual) dan belum pernah ditulis orang lain. Jikapun, tulisan tersebut sudah pernah ditulis dengan tema yang sama, tujuannya adalah sebagai upaya pengembangan dari tema terdahulu. Disebut juga dengan penelitian lanjutan.
BAB II
PERMASALAHAN

1. Apakah Pengertian dari Karya Ilmiah
2. Apa-apa saja Ciri-ciri dari Karya Ilmiah
3. Apa-apa saja jenis-jenis dari Karya Ilmiah
4. Bagaimana etika dank ode etik Karya Ilmiah
5. Bagaimana tehnik menyusun Karya Ilmiah
6. Bagaimana Sikap-sikap Ilmiah dalam penulisan Karya Ilmiah
7. Apa-apa saja kendala dalam proses penulisan penelitian Karya Ilmiah

BAB III
PEMBAHASAN

A. Pengertian Karya Ilmiah
Karya Ilmiah adalah karya tulis yang disusun oleh seorang penulis berdasarkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah dilakukannya. Karya ilmiah juga biasa disebut karangan ilmiah. Menurut Brotowidjoyo karangan ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodolog penulisan yang baik dan benar.
Karya tulis adalah karya ilmiah berisi ringkasan atau resume dari suatu mata kuliah tertentu atau ringkasan dari suatu ceramah yang diberikan oleh dosen kepada mahasiswanya. Tujuan pembuatan karya tulis adalah melatih mahasiswa.

B. Ciri-ciri Karya Ilmiah
Dalam karya ilmiah ada 4 aspek yang menjadi karakteristik utamanya, yaitu :
1. Struktur sajian
Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup. Bagian awal merupakan pengantar ke bagian inti, sedangkan inti merupakan sajian gagasan pokok yang ingin disampaikan yang dapat terdiri dari beberapa bab atau subtopik. Bagian penutup merupakan simpulan pokok pembahasan serta rekomendasi penulis tentang tindak lanjut gagasan tersebut.
2. Komponen dan substansi
Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.
3. Sikap penulis
Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersPonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.
4. Penggunaan bahasa
Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata/istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur yang baku.
C. Jenis-Jenis Karya Ilmiah
Sesuai dengan cirinya yang tertulis tadi, maka karya tulis ilmiah dapat berwujud dalam bentuk makalah (dalam seminar atau simposium), artikel, laporan praktikum, skripsi, tesis, dan disertasi, yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan (referensi) bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya. Adapun jenis Karya Ilmiah adalah,

1) MAKALAH
Menurut bahasa, makalah berasal dari bahasa Arab yang berarti karangan. Makalah adalah karya tulis (ilmiah) paling sederhana.
Makalah, adalah karya ilmiah yang membahas suatu pokok persoalan atau menyajikan suatu masalah, sebagai hasil penelitian data di lapangan yang bersifat empiris-objektif atau sebagai hasil kajian yang disampaikan dalam suatu pertemuan ilmiah (seminar) atau yang berkenaan dengan tugas-tugas perkuliahan yang diberikan oleh dosen yang harus diselesaikan secara tertulis oleh mahasiswa dan aturannya tidak seketad makalah para ahli karena bisa jadi dibuat berdasarkan hasil bacaan dan kemudian dengan tarikan teoritis; menggabungkan cara pikir deduktif-induktif atau sebaliknya.

2) KERTAS KERJA
Kertas kerja adalah makalah yang memiliki tingkat analisis lebih serius, biasanya disajikan dalam lokakarya.

3) SKRIPSI
Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasar pendapat orang lain dimana karya ilmiah yang ditulis berdasarkan hasil penelitian lapangan, didukung data dan fakta empiris-objektif, baik berdasarkan penelitian langsung; observasi lapangan atau penelitian di laboratorium, atau studi kepustakaan dan dipertahankan di depan sidang ujian (munaqasyah) dalam rangka penyelesaian studi tingkat Strata Satu (S1) untuk memperoleh gelar Sarjana.
4) TESIS
Tesis, adalah karya ilmiah yang ditulis dalam rangka penyelesaian studi pada tingkat program Strata Dua (S2), yang diajukan untuk dinilai oleh tim penguji guna memperoleh gelar Magister.
5) DISERTASI
Disertasi adalah karya ilmiah yang ditulis dalam rangka penyelesaian studi pada tingkat Strata Tiga (S3) yang dipertahankan di depan sidang ujian promosi untuk memperoleh gelar Doktor (Dr.).

6) ARTIKEL
Artikel, merupakan karya tulis lengkap, seperti laporan berita atau esai di majalah, surat kabar, dan sebagainya. Artikel adalah sebuah karangan prosa yang dimuat dalam media massa, yang membahas isu tertentu, persoalan, atau kasus yang berkembang dalam masyarakat secara lugas.

7) ESAI
Esai, adalah ekspresi tertulis dari opini penulisnya. Sebuah esai akan makin baik jika penulisnya dapat menggabungkan fakta dengan imajinasi, pengetahuan dengan perasaan, tanpa mengedepankan salah satunya.

8) OPINI
Opini, adalah sebuah kepercayaan yang bukan berdasarkan pada keyakinan yang mutlak atau pengetahuan sahih, namun pada sesuatu yang nampaknya benar, valid atau mungkin yang ada dalam pikiran seseorang; apa yang dipikirkan seseorang; penilaian

9) FIKSI
Fiksi, satu ciri yang pasti ada dalam tulisan fiksi adalah isinya yang berupa kisah rekaan. Kisah rekaan itu dalam praktik penulisannya juga tidak boleh dibuat sembarangan, unsur-unsur seperti penokohan, plot, konflik, klimaks, setting dan sebagainya adalah hal-hal penting yang memerlukan perhatian tersendiri.

D. Teknik Menyusun Karya Tulis Ilmiah
Penulisan karya tulis ilmiah memerlukan persyaratan baik formal maupun materil. Persyaratan formal menyangkut kebiasaan yang harus diikuti dalam penulisan; sedangkan persyaratan materiil menyangkut isi tulisan. Sebuah tulisan akan mudah difahami dan menarik apabila isi dan cara penulisannya memenuhi persyaratan dan kebiasaan urnum.
Dalam tulisan singkat ini akan digambarkan beberapa hal yang penting yang perlu diperhatikan oleh penulis sebuah karya tulis ilmiah termasuk laporan penelitian.
Suatu karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
Adapun tujuan dari penulisan karya ilmiah, antara lain untuk menyampaikan gagasan, memenuhi tugas dalam studi, untuk mendiskusikan gagasan dalam suatu pertemuan, mengikuti perlombaan, serta untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan/hasil penelitian.
Karya ilmiah merupakan karya tulis yang menyajikan gagasan, deskripsi atau pemecahan masalah secara sistematis, disajikan secara objektif dan jujur, dengan menggunakan bahasa baku, serta didukung oleh fakta, teori, dan atau bukti-bukti empirik.
Terdapat berbagai jenis karangan ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium , artikel jurnal, yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan (referensi) bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.
Karya ilmiah dapat berfungsi sebagai rujukan, untuk meningkatkan wawasan, serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan. Bagi penulis, menulis karya ilmiah bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis, berlatih mengintegrasikan berbagai gagasan dan menyajikannya secara sistematis, memperluas wawasan, serta memberi kepuasan intelektual, di samping menyumbang terhadap perluasan cakrawala ilmu pengetahuan.
E. Berbagai Kendala Dalam Proses Penulisan Penelitian Karya Ilmiah
Kesalahan dalam penulisan Karya Ilmiah. Rata-rata kesalahan penulisan karya ilmiah yang menghambat penyelesaiannya adakan dikarenakan ‘tidak konsisten’ dalam penulisan. Bentuk ketidak konsisten itu menyangkut banyak hal, dapat berupa diksi, teknik mengutip, atau bahkan alur berpikir sendiri.
Berbagai kendala yang jumpai dalam proses penulisan penelitian ilmiah adalah sebagai berikut :
a. salah mengerti audience atau pembaca tulisannya,
b. salah dalam menyusun struktur pelaporan,
c. salah dalam cara mengutip pendapat orang lain sehingga berkesan menjiplak (plagiat),
d. salah dalam menuliskan bagian Kesimpulan,
e. penggunaan Bahasa Indonesia yang belum baik dan benar,
f. tata cara penulisan “Daftar Pustaka” yang kurang tepat (tidak standar dan berkesan seenaknya sendiri),
g. tidak konsisten dalam format tampilan (font yang berubah-ubah, margin yang berubah-ubah).
BAB IV
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari pembahasan yang telah dipaparkan pada BAB II, maka dapat disimpulkan bahwa, karya ilmiah adalah karya tulis yang disusun oleh seorang penulis berdasarkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah dilakukannya atau dengan . Karya ilmiah juga biasa disebut karangan ilmiah yang disajikan secara fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Dalam penulisan karya ilmiah banyak aspek yang mesti diketahui oleh calon pembuat karya ilmiah karena itu sangat berperan dengan hasil karya ilmiah yang akan dibuat, misalnya, calon penulis karya ilmiah paling tidak harus mengetahui etika dan kode etik dalam penulisan karya ilmiah, tehnik penyusunan karya ilmiah yang baik dan benar dan sikap-sikap dalam menulis karya ilmiah serta harus menjalani dan menerima berbagai kendala dan masalah dalam proses penulisan karya ilmiah, karena itu merupakan suatu pemebelajaran ketika akan membuat karya ilmiah yang kedua ketiga dan selanjutnya. Karya ilmiah mempunyai beberapa jenis seperti, makalah, kertas kerja, skripsi, tesis, disertasi, artikel, esai, opini, dan fiksi. Adapun tujuan dari penulisan karya ilmiah, antara lain untuk menyampaikan gagasan, memenuhi tugas dalam studi, untuk mendiskusikan gagasan dalam suatu pertemuan, mengikuti perlombaan, serta untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan/hasil penelitian. Karya ilmiah dapat berfungsi sebagai rujukan, untuk meningkatkan wawasan, serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan. Bagi penulis, menulis karya ilmiah bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis, berlatih mengintegrasikan berbagai gagasan dan menyajikannya secara sistematis, memperluas wawasan, serta memberi kepuasan intelektual, di samping menyumbang terhadap perluasan cakrawala ilmu pengetahuan.

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/03/hakikat-karya-ilmiah-ciri-ciri-jenis-karya-ilmiah-sikap-ilmiah-dan-kesalahan-dalam-penulisan-ilmiah/

 

By

Reading Comprehension 2

Alfred Bernhard Nobel, a Swedish inventor and philanthropist, bequeathed most of his vast fortune to a trust that he designated as a fund from which annual prizes could be awarded to the individuals and organizations that had achieved through invention or discovery that which would have the greatest benefit to humanity in a particular year. According to the legend, Nobel’s death had been erroneously reported in newspaper, and the focus of the obituary was the fact that Nobel had invented dynamite. He rewrote his will in 1895, thereby establishing, with the original amount of nine million dollars, the Nobel Foundation as the legal owner and administering agent of the funds, and instituting the prizes that are named after him. Statutes to govern the awarding of the prizes were written, along with guidelines for operating procedures. Five years after Nobel’s death, the first five prizes, worth about forty thousand dollars each, were to be awarded.

Originally the five classifications for outstanding contributions designated in Nobel’s will included chemistry, physics, physiology or medicine, literature, and international peace. These prizes have been administered continually by the Nobel Foundation in Stockholm since they were first awarded in 1901. In 1969, a sixth prize, for accomplishments in the field of economics and endowed by the Central Bank of Sweden, was added. Candidates for the prizes must be nominated in writing by February 1 of each year by a qualified and recognized authority in each of the fields of competition. Recipients in physics, chemistry, and economics are selected by the Royal Swedish Academy, whereas recipients in peace are chosen by the Norwegian Nobel Committee appointed by Norway’s parliament. With the King of Sweden officiating, the prizes are usually presented in Stockholm on December 10, the anniversary of Nobel’s death. The value, fame, and prestige of the Nobel Prizes have continued to grow. Today the prize includes a medal, a diploma, and a cash award of about one million dollars.

TRANSLATE 

Alfred Bernhard Nobel, seorang penemu Swedia dan dermawan, diwariskan sebagian besar kekayaannya yang luas untuk kepercayaan bahwa ia ditunjuk sebagai dana dari mana hadiah tahunan dapat diberikan kepada individu dan organisasi yang telah dicapai melalui penemuan atau penemuan bahwa yang akan memiliki terbesar manfaat kepada umat manusia pada tahun tertentu. Menurut legenda, kematian Nobel telah keliru dilaporkan dalam surat kabar, dan fokus berita kematian adalah fakta bahwa Nobel telah menemukan dinamit. Dia menulis ulang surat wasiatnya pada tahun 1895, sehingga membentuk, dengan jumlah awal dari sembilan juta dolar, Yayasan Nobel sebagai pemilik yang sah dan mengelola agen dana, dan melembagakan hadiah yang dinamai menurut namanya. Anggaran Dasar untuk mengatur pemberian hadiah ditulis, bersama dengan pedoman untuk prosedur operasi. Lima tahun setelah kematian Nobel, lima hadiah pertama, senilai sekitar empat puluh ribu dolar masing-masing, yang akan diberikan.

Awalnya lima klasifikasi untuk kontribusi luar biasa yang ditunjuk dalam surat wasiat Nobel termasuk kimia, fisika, fisiologi atau kedokteran, sastra, dan perdamaian internasional. Hadiah ini telah diberikan terus-menerus oleh Yayasan Nobel di Stockholm sejak pertama kali diberikan pada tahun 1901. Pada tahun 1969, hadiah keenam, untuk prestasi di bidang ekonomi dan diberkahi oleh Bank Sentral Swedia, ditambahkan. Calon hadiah harus dinominasikan secara tertulis oleh 1 Februari setiap tahun oleh otoritas yang berkualitas dan diakui di masing-masing bidang kompetisi. Penerima dalam fisika, kimia, dan ekonomi yang dipilih oleh Royal Swedish Academy, sedangkan penerima dalam damai dipilih oleh Komite Nobel Norwegia ditunjuk oleh parlemen Norwegia. Dengan Raja Swedia wasit, hadiah biasanya disajikan di Stockholm pada 10 Desember, hari ulang tahun kematian Nobel. Nilai, ketenaran, dan prestise Hadiah Nobel terus tumbuh. Hari ini hadiah termasuk medali, diploma, dan penghargaan uang tunai sekitar satu juta dolar.

VOCABULARIES:

1. Invent : menciptakan

2. discover : menemukan

3. philanthropist : dermawan

4. bequeathed : diwariskan

5. trust : kepercayaan

6. vast : luas

7. fortune : nasib

8. Erroneously : Keliru

9. Obituary : berita kematian

10. Statutes : Anggaran Dasar

11. Accomplishments : prestasi; pencapaian

12. Endowed : Diberkahi

13. Recipients : penerima penghargaan

14. Nominated : diajukan; dicalonkan

15. value :  nilai

16. prestige : gengsi

17. establishing : membangun

18. particular : tertentu

19. along with : bersama dengan

20. invention : penemuan

SUMMARY:

an inventor named Alfred Bernhard Nobel before his death he HAD dynamite menemuka beneficial for some countries, he is given Hadia or appreciation for his invention in several countries.

QUESTION :

1. What does this passage mainly discuss?

A. Alfred Bernhard Nobel

B. The Nobel Prizes

C. Great contributions to mankind

D. Swedish philanthropy

2. Why were the prizes named for Alfred Bernhard Nobel?

A. He left money in his will to establish a fund for the prizes

B. He won the first Nobel Prize for his work in philanthropy
C. He is now living in Sweden

D. He serves as chairman of the committee to choose the recipients of the prizes

3. The word will in paragraph 1 refers to

A. Nobel’s wishes.                        C. a future intention

B. a legal document                  D. a free choice

4. How often are the Nobel Prizes awarded?

A. Five times a year                      C. Twice a year

B. Once a year.                            D. Once every two years

5. The word outstanding in paragraph 2 could best be replaced by

A. recent                            C. established

B. unusual                         D. exceptional

6. A Nobel Prize would NOT be given to

A. an author who wrote a novel

B. a doctor who discovered a vaccine

C. a composer who wrote a symphony

D. a diplomat who negotiated a peace settlement

7. What does the author mean by the statement :

These prizes have been administered continually by the Nobel Foundation in Stockholm since they were first awarded in 1901?

A. The Nobel Foundation oversees the management of the money and the distribution

of the prizes

B. The Nobel Foundation selects the recipients of the prizes

C. The Nobel Foundation solicits applications and recommendations for the prizes

D. The Nobel foundation recommends new prize classifications

8. Why are the award presented on December 10?

A. It is a tribute to the King of Sweden

B. Alfred Bernhard Nobel died on that

C. That date was established in Alfred Nobel’s will

D. The Central Bank of Sweden administers the trust

 

By

Reading Comprehension 1

It has long been known that when the green parts of plants are exposed to light under suitable conditions of temperature and moisture, carbon dioxide is absorbed by the plant from the atmospheric CO2, and oxygen is released into the air. This exchange of gases in plants is the opposite of the process that occurs in respiration. In this plant process, which is called photosynthesis, carbohydrates are synthesized in the presence of light from carbon dioxide and water by specialized structures in the cytoplasm of plant cells called chloroplasts. These chloroplasts contain not only two types of light-trapping green chlorophyll but also a vast array of protein substances called enzymes. In most plants, the water required by the photosynthesis process is absorbed from the soil by the roots and translocated through the xylem of the root and stem to the chlorophyll-laden leaves.

Except for the usually small percentage used in respiration, the oxygen released in the process diffuses out of the leaf into the atmosphere through stomates. In simple terms, carbon dioxide is the fuel, and the oxygen is the product of the chemical reaction. For each molecule of carbon dioxide used, one molecule of oxygen is released. Here is a summary chemical equation for photosynthesis :
6CO2 + 6H2O → C6H12O6 + 6O2
As a result of this process, radiant energy from the sun is stored as chemical energy. In turn, the chemical energy is used to decompose carbon dioxide and water.The products of their decomposition are recombined into a new compound, which successively builds up into the more and more complex substances that comprise the plant. These organic substances, that is, the sugars, starches, and cellulose, all belong to the class of organic molecules. In other words, the process of photosynthesis can be understood as an enzyme-induced chemical change from carbon dioxide and water into the simple sugar glucose.

This carbohydrate, in turn, is utilized by the plant to generate other forms of energy, such as the long chains of plant cells or polymers that comprise the cellular structures of starches or cellulose. Many intermediate steps are involved in the production of a simple sugar or starch. At the same time, a balance of gases is preserved in the atmosphere by the process of photosynthesis.

Ini telah lama diketahui bahwa ketika bagian hijau dari tanaman yang terkena cahaya dalam kondisi yang sesuai suhu dan kelembaban, karbon dioksida diserap oleh tanaman dari CO2 di atmosfer, dan oksigen dilepaskan ke udara. Ini pertukaran gas pada tanaman adalah kebalikan dari proses yang terjadi dalam respirasi.Dalam proses tanaman ini, yang disebut fotosintesis, karbohidrat disintesis dengan adanya cahaya dari karbon dioksida dan air oleh struktur khusus dalam sitoplasma sel tumbuhan yang disebut kloroplas. Kloroplas ini mengandung tidak hanya dua jenis klorofil hijau menjebak cahaya tetapi juga array yang luas dari zat protein yang disebut enzim. Pada kebanyakan tanaman, air yang dibutuhkan oleh proses fotosintesis yang diserap dari tanah oleh akar dan translokasi melalui xilem dari akar dan batang ke daun klorofil-sarat.

Kecuali persentase biasanya kecil yang digunakan dalam respirasi, oksigen dilepaskan dalam proses berdifusi keluar dari daun ke atmosfer melalui stomata. Dalam istilah sederhana, karbon dioksida adalah bahan bakar, dan oksigen adalah produk dari reaksi kimia. Untuk setiap molekul karbon dioksida yang digunakan, satu molekul oksigen dilepaskan. Berikut adalah persamaan kimia ringkasan untuk fotosintesis:
6CO2 + 6H2O → C6H12O6 + 6O2
Sebagai hasil dari proses ini, energi radiasi dari matahari disimpan sebagai energi kimia. Pada gilirannya, energi kimia yang digunakan untuk menguraikan karbon dioksida dan air.Produk dekomposisi mereka digabungkan menjadi senyawa baru, yang berturut-turut membangun menjadi lebih dan lebih zat kompleks yang terdiri tanaman. Zat-zat organik, yaitu gula, pati, dan selulosa, semua milik kelas molekul organik. Dengan kata lain, proses fotosintesis dapat dipahami sebagai perubahan kimiawi enzim-diinduksi dari karbon dioksida dan air menjadi glukosa gula sederhana.

This carbohydrate, in turn, is utilized by the plant to generate other forms of energy, such as the long chains of plant cells or polymers that comprise the cellular structures of starches or cellulose. Many intermediate steps are involved in the production of a simple sugar or starch. At the same time, a balance of gases is preserved in the atmosphere by the process of photosynthesis.

#vocabularies

exposed : Mencahayai

successively : Beriringan

utilized : Pengguna

suitable : Pantas

moisture : kelembaban

absorbed : di serap

opposite : Lawan, Sebaliknya

diffuses : Menyebarkan

comprise : Terdiri atas

involved : Terbelit

#Question:

1. Which title best expresses the ideas in this passage?

A. A Chemical Equation
B. The Process of Photosynthesis
C. The Parts of Vascular Plants
D. The Production of Sugar

2. The combination of carbon dioxide and water to form sugar results in an excess of

A. water
B. oxygen
C. carbon
D. chlorophyll

3. Which process is the opposite of photosynthesis?
A. Decomposition
B. Synthesization
C. Diffusion
D. Respiration

4. In photosynthesis, energy from the sun is
A. changed to chemical energy
B. conducted from the xylem to the leaves of green plants
C. not necessary to the process
D. released one to one for each molecule of carbon dioxide used

5. The word stored in paragraph 2 is closest in meaning to
A. retained
B. converted
C. discovered
D. specified

6. The word their in paragraph 2 refers to
A. radiant energy and chemical energy
B. carbon dioxide and water
C. products
D. complex substances

7. The word successively in paragraph 2 is closest in meaning to
A. with effort
B. In a sequence
C. slowly
D. carefully

8. Besides the manufacturer of food for plants, what is another benefit of photosynthesis?
A. It produces solar energy
B. It diffuses additional carbon dioxide into the air
C. It maintains a balance of gases in the atmosphere
D. It removes harmful gases from the air

9. Which of the following is NOT true of the oxygen used in photosynthesis?
A. Oxygen is absorbed by the roots
B. Oxygen is the product of photosynthesis
C. Oxygen is used in respiration
D. Oxygen is released into the atmosphere through the leaves